Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

8 Bentuk Umum Penulisan Jurnal Ilmiah

8 Bentuk Umum Penulisan Jurnal Ilmiah
Dalam menuliskan jurnal ada beberapa panduan yang bisa membantu Anda dalam menulis sebuah jurnal ilmiah. Panduan di bawah ini, mungkin bisa dijadikan sebagai referensi untuk penulisan jurnal.



Bentuk umum suatu jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:
1. Judul;
2. Abstrak;
3. Pendahuluan;
4. Bahan dan metode;
5. Hasil;
6. Pembahasan;
7. Kesimpulan;
8. Daftar pustaka.





1. Judul
Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas dan menarik. Dengan memakai konsep ini membaca judul dalam jurnal, akan memudahkan para pembaca untuk mengetahui inti jurnal tanpa harus membacanya secara keseluruhan dari jurnal tersebut. Misalnya, judul "Laporan lingkungan biologi". Dengan judul sesingkat seperti ini, maka tidak ada atau hanya sedikit pembaca yang mau membacanya karena tidak menggambarkan isi jurnal. Contoh judul yang jelas memiliki judul yang mudah di mengerti dan menarik, misalnya "Pengaruh Cahaya dan Suhu Terhadap Berkembangnya Populasi Bakteri Escherichia Coli".Dari judulnya saja sudah sedikit banyak melaporkan isi dari jurnal yang tersebut.


2. Abstrak
Bagian Abstrak pada jurnal berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak pada jurnal ilmiah memiliki fungsi untuk mencerna secara singkat isi dalam jurnal. Abstrak di sini dimaksudkan untuk memberikan penjelas tanpa mengacu pada jurnal.
Bagian abstrak harus menyajikan setidaknya sekitar 250 kata yang merangkum  tujuan pada jurnal, metode, hasil, dan kesimpulan. Sebaiknya jangan menggunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak. Pada abstrak harus dapat berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah mengutip poin yang paling penting di setiap bagian jurnal. Kemudian menggunakan poin-poin untuk menyusun sebuah deskripsi singkat tentang studi Anda.

3. Pendahuluan
Pendahuluan adalah pernyataan yang anda tuangkan dari kasus yang Anda diselidiki, yang memberikan sedikit informasi kepada pembaca untuk lebih memahami maksud dan tujuan spesifik Anda dalam kerangka teoritis yang lebih besar. Pendahuluan juga dapat mencakup informasi tentang latar belakang masalah yang di bahas, seperti ringkasan dari setiap penelitian yang telah dilakukan dan bagaimana sebuah percobaan akan sangat membantu untuk menjelaskan atau memperluas pengetahuan dalam bidang umum. Semua informasi tentang latar belakang yang dikumpulkan dari sumber lain harus menjadi kutipan.


4. Bahan dan Metode
Bagian ini akan menjelaskan ketika percobaan telah selesai dilakukan. Peneliti yang di dapat menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengendalian. Jika halnya percobaan dilakukan di alam, maka penulis harus menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaaan apa yang dilakukan.  Aturan umum yang perlu diingat dalam penulisan jurnal adalah bagian ini harus memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki informasi pengetahuan dan teknik dasar agar bisa diduplikasikan.

5. Hasil
Di bagian ini peneliti menyajikan data yang ringkas dengan tinjauan menggunakan teks naratif, tabel, atau gambar. Yang harus Di ingat hanya hasil yang disajikan, tidak adanya interpretasi data atau kesimpulan yang di berikan dari data dalam bagian ini. Data yang dikumpulkan dalam tabel atau gambar harus dilengkapi dengan teks naratif dan disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti dan semenarik mungkin. Janganlah ulangi secara panjang lebar data yang akan disajikan dalam tabel dan gambar.

6. Pembahasan
Peneliti harus menafsirkan data dengan pola yang diamati. Setiap hubungan yang ada antar variabel percobaan yang penting dan setiap korelasi antara variabel dapat dilihat dengan jelas. Peneliti wajib menyertakan beberapa penjelasan yang berbeda dari hipotesis atau hasil yang berbeda atau serupa dengan setiap percobaan yang di lakukan terkait dilakukan oleh peneliti lain. Ingat bahwa halnya setiap percobaan yang di lakukan tidak biasanya menunjukkan perbedaan besar atau kebanyakan kecenderungan . Hasil yang negatif juga dapat di dijelaskan dan mungkin menjadi sesuatu yang penting untuk diubah dalam penelitian Anda.

7. Kesimpulan
Bagian ini hanya untuk menyatakan bahwa peneliti ini berpikir mengenai setiap data yang disajikan berhubungan kembali pada pertanyaan yang dinyatakan dalam pendahuluan pada jurnal. Dengan mengacu pada bagian pendahuluan dan kesimpulan, seorang pembaca harus memiliki ide yang baik dari penelitian ini, meski pun hanya rincian spesifik.

8. Daftar Pustaka
Semua informasi atau kutippan yang sudah didapat peneliti harus ditulis sesuai abjad pada bagian ini. Hal tersebut berguna untuk pembaca yang ingin merujuk pada penulisan aslinya. Perhatikan referensi yang kamu kutip benar-benar disebutkan pada jurnal yang kamu buat.

Pada twitter @kemdikbud pernah berkicau seperti berikut :"Menulis jurnal harian dapat melatih murid lebih terampil,disiplin dan teratur. Apakah Bapak & Ibu Guru pernah memberi tugas tetang menulis jurnal yang baik dan benar ?

Sekian dan terimakasih ,semoga penulisan tentang jurnal ini dapat bermanfaat ,selamat menulis !
jangan lupa selalu kunjungi dan follow www.kasastra.xyz
dapat kan ilmu dan baca karya menarik lainnya yang dapat kamu lihat di website ini

Posting Komentar